Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label informasi

Sayangnya Rasulullah SAW kepada Umatnya.

Ibu Bapak kita yang melahir dan menjaga kita takkan mapu sayang kita seperti Rasulullah sayangkan kita, apa lagi pasangan kita yang katanya nak sehidup semati pun takkan mampu saingi sayang Rasullullah pada kita. Tau tidak bagaimana Rasulullah SAW sayang pada kita? Nanti di Padang Mahsyar, hari di mana semua orang sibuk uruskan diri sendiri, tak pedulikan orang lain. Hari ketika seorang Ayah lari dari anak, Suami lari dari isterinya, Anak lari dari Ibu Bapaknya, Kawan lari dari kawannya, Malah semua para Anbiya' pun tak pedulikan antara satu sama lain. Hanya seorang saja yang sibuk kehulu kehilir mencari umatnya, yaitu Muhammad SAW. Dikatakan nanti di Padang Mahsyar, Rasulullah bakalan sibuk ke sana sini bertanya "Siapa kamu?" . "Umat Muhammad" . "Sini..sini.. kemari" Rasulullah saw kumpulkan semua umatnya, kemudian nanti Baginda akan sujud pada Allah dengan sujud yang sangat lama sehingga Allah berkata "Ya Muhammad. Bangkitlah dari sujudm

Sejarah Rohingnya

##Kasus Burma## Dr. Umar Abdul Kaafiy (Profesor Theologi Islam dan Pengasuh Lembaga Pendidikan Al Qur'an International di Dubai) Tidak mengapa kita memberikan 90 Menit dari waktu kita untuk mengetahui apa sebenarnya kasus tragedi Burma dan ummat Islam yang ada didalamnya. Ringkasan Kisah: Sebuah Negara tersendiri namanya Arakan dengan penduduk muslim sebanyak tiga juta jiwa. Dimulai dari Masa mereka tersebarnya Islam di negara bersebelahan, namanya negara Burma dengan memiliki mayoritas penduduknya adalah beragama Budha. Pada tahun 1784 atau sebelum 230 tahun yang lalu Kaum Budha sangat membenci Kaum Muslimin di Arakan dan memerangi mereka serta mereka membunuh kaum Muslimin yang ada didalamnya dan mereka (budha) memperlakukan mereka (kaum muslimin) seperti Boneka Mainan dan mereka (Budha) merebut Arakan menggabungkannya dengan Burma dan merubah namanya menjadi Myanmar. Dan jadilah Arakan bagian dari Burma, dan jadilah Kaum Muslimin yang sebelumnya adalah didalam negaranya

Renungan Pagi Ini

Kalau di Indonesia anak kandung menuntut ibunya atau ayahnya dipengadilan hanya karena uang/sertifikat tanah, rumah dan beragam materi lainnya... Tapi kalau di Saudi, Tentang apakah perseteruannya dg saudaranya ? Tentang tanah ? Atau warisan yg mereka saling perebutkan ?  👋 Bukan karena itu semua ! Dua Orang Kakak Beradik (Di Saudi Arabia) Berseteru Memperebutkan Hak Asuh pemeliharaan terhadap ibunya  Hingga ke Pengadilan. Di salah satu pengadilan Qasim, Kerajaan Saudi Arabia, berdiri Hizan al Fuhaidi dgn air mata yg bercucuran hingga membasahi janggutnya... Kenapa ? Ia kalah terhadap saudaranya terkait pemeliharaan ibunya yg sudah tua renta & bahkan hanya memakai sebuah cincin timah di jarinya yg tlh keriput,,  Seumur hidupnya, beliau tinggal dg Hizan yg selama ini menjaganya,, Tatkala beliau telah semakin tua, datanglah adiknya yg tinggal di kota lain, Untuk mengambil ibunya agar tinggal bersamanya, dengan alasan, fasilitas kesehatan dll di kota jauh lebih lengkap da

TAHUKAH KITA?

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan.. Taukah anda ...? bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita. Taukah anda...? di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita. T aukah anda ...? menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen Taukah

EDUKASI KEUANGAN KEPADA ANAK

Orangtua merupakan sosok utama yang dapat mengenalkan edukasi keuangan kepada anak. Cara ini dilakukan agar ketika anak mulai beranjak dewasa, ia akan bisa membuat keputusan yang baik mengenai keuangan. Bila dilihat dari segi waktu yang tepat dalam mengedukasi anak adalah ketika anak sudah masuk usia Sekolah dasar atau SD. Sebab di usia tersebut anak akan belajar matematika dasar seperti penambahan dan pengurangan angka yang dapat dilatih dan diterapkan dalam keseharian dengan cara menabung. Apabila di sekolahnya diajarkan menabung dengan dibuatkan buku tabungan, maka tugasnya orang tua hanya mengontrol saja agar pengeluarannya dari uang saku tetap ada, namun menabungnya pun juga tetap ada. Tentu sebagai orang tua tidak dapat mengandalkan sepenuhnya dalam pengajaran pendidikan khususnya untuk mendidik anak tentang keuangan sejak kecil. Oleh karena itu orang tua juga dapat mengajarkan pada anak usia dini untuk dapat mengelola keuangan yang