Langsung ke konten utama

KISAH SEDERHANA DALAM MENGHADAPI HIDUP

Muhasabah Diri oleh Ustadz Subhan Bawazier

Harta kita sebenarnya adalah apa yang kita berikan, bukan apa yang kita simpan untuk diri sendiri. Ketika kita meninggalkan dunia ini, harta itu akan menjadi milik ahli waris dan tidak lagi bermanfaat bagi kita yang telah meninggal. Padahal, seumur hidup kita telah bekerja keras untuk mengumpulkan harta tersebut.

Namun, pada saat kematian, kita tidak membawa apapun kecuali selembar kain kafan yang diikat dengan tali. Kita tidak membawa uang atau kartu nama penting untuk membantu kita di akhirat. Bahkan tidak ada hijab syari yang modis yang bisa dipakai, hanya Pocong yang menjadi pakaian terakhir kita.

Meskipun kita memiliki banyak harta seperti pakaian, tanah, rumah, deposito, atau mobil mewah, semua itu tidak bisa dibawa ke dalam kubur. Semua itu ditinggalkan dan tidak memiliki arti di akhirat.

Karena itu, marilah kita bersama-sama mengumpulkan harta kita pada BANK SEMESTA ALAM milik Allah Subhanallahu Wa Ta'ala, yaitu dengan melakukan amal kebaikan selama hidup kita. Kita akan melihat saldo harta kita pada saat kita kembali kepada-Nya, tanpa perbekalan apapun kecuali amal kebaikan yang telah kita lakukan.

Kita tidak tahu kapan kita akan meninggal, sehingga kita harus selalu siap dengan amal kebaikan yang dapat menjadi modal di akhirat nanti. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan memperbanyak amal saleh selama hidup kita.

Semoga saudara-saudara kita dapat mengambil manfaat dari pesan ini dan semoga kita semua dapat menjadi pembuka amal kebaikan bagi diri kita sendiri. Amin.

Selamat menyambut bulan suci Ramadan Al-Mubarak 1444 H, mohon maaf jika ada kesalahan dan kekhilafan dalam penulisan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalaulah Sempat

Renungan Awal tahun :  *"KALAULAH SEMPAT"* Seorang laki-laki tua duduk di teras rumahnya...... Rumah yang besar, mewah dan megah...  Namun sepi penghuni... Istri sudah meninggal...  Tangan menggigil karena lemah... Penyakit menggerogoti sejak lama... duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman... Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu... Tiga anak, semuanya sukses... Berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri... » Ada yang sekarang berkarir di luar negeri... » Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi... » dan ada pula yang jadi pengusaha ... Soal Ekonomi, saya angkat dua jempol  » semuanya kaya raya... Namun.... Saat tua seperti ini dia 'Merasa Hampa', ada 'Pilu Mendesak' disudut hatinya...... Tidur tak nyaman... » dia berjalan memandangi foto-foto masa lalunya ketika masih perkasa & enegik yang penuh kenangan... » Foto laki-laki gagah dengan keluarganya berlatar belakang Great Wall, Eiffe...

Renungan Pagi Ini

Kalau di Indonesia anak kandung menuntut ibunya atau ayahnya dipengadilan hanya karena uang/sertifikat tanah, rumah dan beragam materi lainnya... Tapi kalau di Saudi, Tentang apakah perseteruannya dg saudaranya ? Tentang tanah ? Atau warisan yg mereka saling perebutkan ?  👋 Bukan karena itu semua ! Dua Orang Kakak Beradik (Di Saudi Arabia) Berseteru Memperebutkan Hak Asuh pemeliharaan terhadap ibunya  Hingga ke Pengadilan. Di salah satu pengadilan Qasim, Kerajaan Saudi Arabia, berdiri Hizan al Fuhaidi dgn air mata yg bercucuran hingga membasahi janggutnya... Kenapa ? Ia kalah terhadap saudaranya terkait pemeliharaan ibunya yg sudah tua renta & bahkan hanya memakai sebuah cincin timah di jarinya yg tlh keriput,,  Seumur hidupnya, beliau tinggal dg Hizan yg selama ini menjaganya,, Tatkala beliau telah semakin tua, datanglah adiknya yg tinggal di kota lain, Untuk mengambil ibunya agar tinggal bersamanya, dengan alasan, fasilitas kesehatan dll di kota ...

Masa tua

Tulisan ini bukan tentang orang tua, tapi juga tentang kita semua yang akan beranjak menjadi tua. Suka tidak suka, menjelang berakhirnya tahun dan datangnya tahun yang baru, umur kita tentu bertambah, dan kesempatan kita untuk hidup pasti berkurang. " MENUJU MASA TUA " 1. (⊙_⊙) "selagi selera.....makanlah" "selagi layak........pakailah" "Selagi manfaat......belilah" "Selagi bisa........berbagilah" " Silaturahmi ...... lakukanlah " Nikmati hidup apa adanya. 2. Dulu kita berusaha, utk memiliki. Kini saatnya untuk melepas, harta, tahta, anak, istri semua akan kembali kepada-NYA. *Bahagia terletak pada keikhlasan. 3. Sehari berlalu, umur berkurang, berbuat baiklah karena kita tidak tahu kapan akan dipanggil. 4 . Hidup ini sangat singkat dalam sekejap kita mulai tua dan pasti mati. 5. Jangan tengok ke atas akan selalu kurang, tengok ke bawah bisa merasa cukup dan syukuri apa adanya pasti bahagia. Bersyukurlah .. 6...